PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Sistem Penerimaan dan Seleksi Calon Mahasiswa

Penerimaan mahasiswa baru di DTK didasarkan pada ketersediaan sarana fisik dan ketersediaan sumber daya manusia (SDM). Ketersediaan sarana fisik yang dimaksudkan disini adalah jumlah ruang kuliah, laboratorium beserta peralatan dan sarana penunjangnya. Sedangkan ketersediaan SDM dalam hal ini adalah jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Untuk menjaga dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di DTK, sangat penting untuk mempertahankan rasio yang ideal antara dosen dan mahasiswa.

Dalam penerimaan mahasiswa baru, DTK menganut sistem yang diterapkan di ITS. Sejak tahun akademik 2011/2012, ITS menyelenggarakan ujian masuk calon mahasiswa baru melalui dua pola penerimaan. Pertama, melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Program Bidik Misi, yang dilaksanakan secara nasional oleh semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk Program Sarjana. Kedua, melalui Seleksi Masuk ITS (SMITS), yang diselenggarakan oleh ITS untuk Program Diploma, Sarjana, Magister, Doktor dan Pendidikan Profesi. Jalur SNMPTN mulai dilaksanakan pada tahun 2009 serentak oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seluruh Indonesia di samping Seleksi Mahasiswa Baru (SPMB) yang masih dilakukan oleh beberapa PTN di Indonesia. Sejak tahun 2011, DIKTI hanya mengakui SNMPTN sebagai jalur seleksi nasional di seluruh PTN yang menyelenggarakan program sarjana.

Komposisi mahasiswa baru yang diterima di DTK melalui jalur seleksi nasional SPMB/SNMPTN meliputi:

  • Jalur ujian tertulis yang diperuntukkan bagi siswa jurusan IPA yang lulus ujian satuan pendidikan dan ujian nasional SMA/MA/SMK atau yang setara paling lama dua tahun dari tahun dilaksanakannya pola penerimaan secara nasional pada tahun berjalan.
  • Jalur undangan berdasarkan prestasi akademik yang merupakan pengganti program Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) yang diselenggarakan oleh ITS pada tahun-tahun sebelumnya. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa jurusan IPA kelas III SMA/MA dan SMK sejenis yang mempunyai kemampuan akademik yang menonjol/nilai rapor yang tinggi. Program seleksi ini juga diperuntukkan bagi siswa jurusan IPA kelas III SMA/MA dan SMK-sejenis yang pernah menjadi juara I s.d. III dalam kejuaraan/lomba/olimpiade bidang sains, teknologi di tingkat nasional/internasional.
  • Jalur Program Berbeasiswa Bidik Misi. Program ini merupakan program kerja khusus Menteri Pendidikan Nasional yang dicanangkan pada tahun 2010. Program ini diperuntukkan bagi siswa jurusan IPA yang lulus ujian satuan pendidikan dan ujian nasional SMA/MA/SMK atau yang setara dan berasal dari keluarga yang tidak mampu secara ekonomi.

Sejak tahun ajaran 2011-2012 penerimaan calon mahasiswa DTK yang dilakukan melalui SMITS diantaranya adalah melalui Program Kemitraan dan Mandiri (PKM). Tujuan dari penerimaan mahasiswa baru melalui Program Kemitraan dan Mandiri (PKM) adalah untuk mendapatkan mahasiswa yang berkualitas disamping untuk meningkatkan kerjasama dan pemerataan kesempatan. Penerimaan mahasiswa baru melalui PKM terdiri dari dua program yaitu Program Kemitraan dan Program Mandiri.

  • Program Kemitraan diperuntukkan bagi siswa lulusan jurusan IPA dari SMA/MA/SMK sejenis utusan instansi mitra (Perusahaan/Pemprop /Pemkab/Pemkot) yang mempunyai nota kesepahaman dengan ITS.
  • Program Mandiri diadakan mulai tahun 2007. Program ini diperuntukkan bagi siswa lulusan jurusan IPA dari SMA/MA/SMK-sejenis dari masyarakat umum yang berminat.
Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn