Seri Kunjungan Dosen DTK (Tim Kerjasama DOE-NUFFIC) ke Kota Delft, Belanda (Acara Hari ke-3)

Seri Kunjungan Dosen DTK (Tim Kerjasama DOE-NUFFIC) ke Kota Delft, Belanda (Acara Hari ke-3)

Dalam rangka Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum Baru DTK-2018/2023, penyempurnaan tidak hanya dilakukan pada materi perkuliahan saja. Sangat diperlukan kelengkapan fasilitas untuk survey dan pengukuran data di laut, seperti perahu survey (survey boat) beserta peralatannya. Juga fasilitas untuk pembelajaran daring (online learning) sangat diperlukan untuk efektifitas dan efisiensi proses belajar-mengajar di DTK-ITS.

Acara hari ke-3 kunjungan pada hari Kamis 28 Juni 2018 terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pagi, tim berkunjung ke boat dealer untuk uji coba perahu survey yang sudah dipesan serta melengkapi semua peralatan yang diperlukan. Kemudian Sesi siang menuju ke kampus TU-Delft di Departemen Arsitektur dengan agenda pembahasan evaluasi singkat Seminar Future Search (yang sudah dilakukan sebelumnya di Jogjakarta) serta menentukan langkah berikutnya sebagai tindak-lanjut, dan pemaparan online learning yang sudah dilakukan di TU-Delft

Mengunjungi boat dealer di sekitar kota Delft, Belanda untuk melengkapi peralatan perahu

 

 

Uji-coba Perahu Survey
Kunjungan ke boat dealer didampingi oleh Prof. Alvaro, Pak Bert dan Pak Olivier dari IHE-Delft. Lokasi boat dealer masih di sekitar Delft, tidak terlalu jauh dari IHE, di daerah sekitar sungai/kanal. Lima buah boat berbahan aluminium masing-masing berkapasitas 4-5 orang sudah dipesan. Nantinya 4 buah boat akan pergunakan untuk mahasiswa yang melakukan survey. Sedangkan 1 boat lainnya untuk para dosen pendamping survey. Tiap boat berdimensi sekitar lebar 1,25 m dan panjang 4,5 m yang masing-masing dilengkapi dengan motor penggerak tempel (outboard engine) berkapasitas 6 HP. Untuk menambah keamanannya saat dioperasikan, tempat duduk melintang dalam boat di dalamnya diisi dengan bahan sejenis busa pengapung, sehingga jika kapal terbalik/kemasukan air, maka tidak akan tenggelam alias akan tetap dalam kondisi mengapung.

Uji coba perahu survey yang sudah dipesan di kanal/sungai sekitar Delft.

 

Selain itu semua boat juga akan dilengkapi dengan atap yang konstruksinya dapat dibongkar-pasang untuk kenyamanan pada saat dipakai survey dan pengukuran di laut. Untuk mempermudah pengangkutan boat dari kampus DTK ke lokasi di pantai Kenjeran dan guna mencegah kerusakan yang tidak perlu, boat akan dilengkapi dengan 2 kereta-pengangkut yang masing-masing didesain dapat mengangkut 2 atau 3 boats dalam sekali jalan ke lokasi survey.

Pengadaan 5 perahu untuk survey lapangan dari pihak NUFFIC untuk DTK adalah sebagai realisasi dari kerjasama DTK-NUFFIC. Fasilitas ini untuk pengukuran data gelombang, arus laut, pasut di perairan Kenjeran serta bathimetri nya, baik untuk praktikum mahasiswa maupun untuk menunjang penelitian dan pengabdian pada masyarakat dari dosen-dosen DTK.

Bentuk perahu yang cukup datar dengan daya mesin penggerak yang memadai, memberikan stabilitas dan olah gerak yang baik.

Selama uji-coba perahu di kanal/sungai dapat dilihat dan dirasakan bahwa stabilitas perahu sangat memadai dengan daya dorong serta maneuver yang masih baik. Hai ini dikarenakan bentuk kapal yang cukup datar yang dilengkapi daya motor penggerak yang memadai. Dengan bahan aluminium maka perahu akan lebih awet serta cukup ringan bagi para mahasiswa untuk memobilisasinya saat akan perpergunakan. Kami semua puas dengan kondisi boat beserta kelengkapannya tersebut.

 

Belajar online learning dari TU-Delft
Kemudian Sesi siang rombongan menuju ke kampus TU-Delft di Departemen Arsitektur dengan dua agenda utama yaitu evaluasi singkat Seminar Future Search (yang sudah dilakukan sebelumnya di Jogjakarta) dan pemaparan online learning. Sesi siang diawali oleh Pak Bert dengan memutar video singkat rekaman pelaksanaan Seminar Future Search di Jogjakarta. Secara umum pelaksanaan seminar dinilai sangat sukses karena dapat menghadirkan stake holders bidang ICZM dan sumber daya air yang cukup lengkap sehingga dapat diinventarisir persoalan yang ada beserta kerangka solusinya. Kemudian dilanjut dengan diskusi serta menentukan langkah-langkah penting berikutnya sebagai tindak-lanjut.

Pemaparan dan diskusi tentang Online Learning oleh pengelola di TU-Delft, Ibu Janine Kiers

Agenda berikutnya adalah pengenalan online course yang sudah dilakukan di TU-Delft dalam bentuk presentasi oleh Ibu Janine Kiers sebagai perwakilan dengan presentasi berjudul “TU-DELFT Extension School”. Online course ini dilakukan secara gratis yang tergabung dalam portal online MOOCs (Massive Open Online Courses). Info selengkapnya dapat diakses melalui website mooc.org. Melalui sistem pembelajaran ini, TU-DELFT telah mampu memiliki banyak sekali pembelajar/murid online serta telah menerima banyak penghargaan atas prestasinya dalam penyelenggaraan online course selama ini.

Setelah pemaparan, acara dilanjut dengan diskusi. Dalam diskusi didapatkan catatan penting diantaranya: disadari bahwa tidak semua pembelajaran bidang ilmu dapat dilakukan 100% secara online, misal untuk bidang ilmu yang sifatnya hard engineering (termasuk beberapa MK bidang Teknik Kelautan/Teknik Pantai di DTK). Kedua, konsekuensi dari online course, maka desain dan skenario perkuliahan harus dilakukan dengan lebih detil, step by step apa sesungguhnya yang akan dilakukan dan dicapai pada kelas MK tersebut hingga materi tuntas tersaji secara online.

DTK akan belajar dalam penyelenggaraan online course ini untuk beberapa MK yang memungkinkan, sehingga secara bertahap nantinya sistem pembelajaran di DTK akan dilaksanakan secara kombinasi antara perkuliahan konvensional dan online. Hal ini menyusul setelah nantinya pihak NUFFIC memberikan hibah fasilitas dan peralatan untuk mendukung penyelenggaraan online learning tersebut, seperti server kapasitas besar beserta jaringannya dan studi kecil untuk pengembangan materi pembelajarannya.

Semoga nantinya hal-hal tersebut segera dapat diwujudkan sehingga akan terjadi peningkatan kompetensi dan kualitas baik dosen dan tendik (capacity building) maupun khususnya para mahasiswa DTK. (@RWP_Deft-2018).

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *