Seri Kunjungan Dosen DTK (Tim Kerjasama DOE-NUFFIC) ke Belanda: IHE – TU-Delft (Acara Hari ke-4)

Seri Kunjungan Dosen DTK (Tim Kerjasama DOE-NUFFIC) ke Belanda: IHE – TU-Delft (Acara Hari ke-4)

Tindak lanjut penyempurnaan materi Kuliah terus dilakukan terkait dengan Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum Baru DTK-2018/2023 yang akan segera diberlakukan di DTK – ITS. Untuk itu dilibatkan Prof. Gerrit Jan dan Prof. Henk Jan dari Department of Civil Engineering, TU-Delft, Belanda.

DTKNEWS – Hari ke-4 kunjungan adalah hari Jumat 29 Juni 2018. Jam 08.30 taksi pesanan datang menjemput ke Hotel kami (BW Delft MuseumHotel). Kali ini yang berangkat 5 orang dosen DTK: Dr. Wahyudi, Dr. M. Mustain, Dr. Haryo D. Armono, Dr. Suntoyo, dan Dr.Eng. Rudi W. Prastianto. (Prof. Eko sedang kena flue sehingga tidak bisa ikut). Rombongan berangkat menuju TU-Delft di Gedung Civil Engineering. Kami disambut oleh dua orang Prof dari Civil Engineering bidang Teknik Pantai yaitu Prof. Gerrit Jan dan Prof. Henk Jan.

Kunjungan hari ke-4 delegasi DTK-ITS di Departemen Teknik Sipil TU-Delft, Belanda

Acaranya adalah diskusi tentang penyempurnaan materi kuliah untuk MK. Oseanografi dan MK. Bangunan Pantai (terkait juga dengan MK. Proses Pantai). Prof Gerrit secara khusus memaparkan materi tentang Pasang-surut (Tide) untuk menyempurnakan materi kuliah khususnya untuk MK. Oseanografi. Materi pasut ini menjadi salah satu yang sangat penting karena dengan posisi dan kondisi geografis Indonesia memungkinkan terjadi semua jenis pasut yang ada di dunia, yang mana negara lain belum tentu mengalaminya (termasuk Belanda).

Penjelasan dan diskusi tentang Pa-Sut Laut dengan Prof. Gerrit di Departemen Teknik Sipil TU-Delft

Pembahasan dilakukan hingga agak detil sampai pada bagaimana merencanakan Tugas dan Praktikum untuk mahasiswa. Tugas untuk mahasiswa mencakup penggunaan program komputer sederhana untuk mengetahui bagaimana memprediksi pasang-surut di suatu perairan Indonesia yang divalidasikan dengan data pengukuran di lapangan. Terkait praktikum pengukuran data pasut di lapangan, hal ini dikaitkan nantinya dengan pengadaan 5 perahu untuk survey lapangan dari pihak NUFFIC untuk DTK sebagai realisasi dari kerjasama DTK-NUFFIC ini. Mengenai rencana pengadaan 5 survey boats tersebut, sudah diberitakan pada bagian Acara Hari ke-3 dari rangkaian kunjungnan kerjasama kali ini.

Sementara materi untuk MK. Struktur Pantai disampaikan oleh Prof. Henk. Materi penyempurnaannya meliputi update materi kuliah dengan muatan-muatan untuk kondisi/kasus di Indonesia, bahan slide kuliah, skenario untuk tugas dan evaluasinya. Bahkan untuk materi kuliah akan diberikan kasus-kasus disain bangunan pantai untuk dua perairan di Indonesia yang mewakili yaitu perairan Utara Jawa dan perairan Selatan Jawa (kasus di Jogjakarta).

Penjelasan dan diskusi antara delegasi DTK dengan Prof. Henk di Departemen Teknik Sipil TU-Delft.

Setelah pemaparan, acara dilanjut dengan diskusi. Dalam diskusi dibahas tentang rencana workshop untuk para dosen bidang Teknik Pantai-DTK terkait sosialisasi dan pembekalan (capacity building) materi-materi tersebut, yang akan dilaksanakan di Surabaya. Acaranya direncanakan akan berlangsung beberapa hari sekitar waktu pelaksanaan Seminar Internasional ISOCEEN-2018, 7 Nopember 2018. (@RWP_Deft-2018).

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *