Kiprah Profesional Dosen-dosen DTK sebagai Auditor Keselamatan Migas

Kiprah Profesional Dosen-dosen DTK sebagai Auditor Keselamatan Migas

Dalam rangka pembinaan dan pengawasan keselamatan pada kegiatan usaha minyak dan gas bumi (migas) maka perlu dilaksanakan Audit Sistem Manajemen Keselamatan Migas (SMKM) secara berkala. Kegiatan ini di bawah kewenangan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI.

Sebagai salah seorang auditor bersertifikat (sebagai petugas pihak Dirjen Migas), kali ini dosen Depatemen Teknik Kelautan (DTK) ITS Surabaya Prof. Ir. Eko Budi Djatmiko, M.Sc., Ph.D mendapatkan tugas dalam rentang bulan April s/d Mei 2018 ini, untuk mengaudit tiga perusahaan yaitu PT. Pertamina Hulu Mahakam dan VICO Indonesia (Rabu, 25 April 2018) serta CNOOC International Ltd (pada Kamis, 3 Mei 2018).

Audit Keselamatan Migas di PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) – Site Facilities Senipah-Peciko-South Mahakam (SPS).

Dalam pelaksanaan kegiatan audit ini, data yang diperlukan meliputi: (i) struktur organisasi, (ii) sistem manajemen keselamatan migasnya, (iii) prosedur Emergency Response Plan (ERP) dan peralatan tanggap darurat, (iv) prosedur-prosedur kerja dan sistem ijin kerja, (v) contractor safety management system, (vi) keselamatan umum dan lingkungan, (vii) manajemen perubahan, (viii) data kecelakaan 3 tahun terakhir serta hasil penyelidikan dan analisis kecelakaan, (ix) dokumen analisis resiko (HAZOP, ABP, RLA, pipeline risk assessment, JSA, LOPA, SIS, AMDAL, dll.), (x) data kelaikan dan pemeliharaan peralatan, instalasi serta mechanical integrity, dan (xi) data kompetensi dan sertifikasi personil. Keseluruhan data tersebut harus tersedia dan teraudit dengan baik supaya dapat diijinkan terus beroperasi.

Firedrill dengan Foam & Watershield di area tanki timbun SPS

“SPS-PHM ternyata merupakan satu-satunya ladang migas yang mencakup area paling intensif, mencakup Onshore-Delta-Coastal-Offshore dengan ribuan platform dan pipelines”, jelas Prof. Teknik Kelautan flamboyan kelahiran Magelang ini. “selain itu di lading migas ini juga terbanyak aktivitas marine-nya, yang tidak kurang melibatkan sekitar 485 kapal besar dan kecil”, tambah Profesor yang gemar olah raga bulu tangkis ini.
Sementara itu, di rentang bulan yang sama, dosen DTK lainnya Murdjito, M.Sc.Eng (yang juga seorang Auditor Migas) mendapatkan tugas mengaudit PT. Pertamina (persero) RU V Balikpapan, Kalimantan Timur. Selama bertugas pada Rabu, 18 April 2018 itu kondisinya masih tergolong emergency response terkait dengan kecelakaan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan akibat patahnya pipa minyak yang diduga karena tergencet jangkar kapal. Pada insiden itu selain mengakibatkan kerugian materiil yang tidak kecil, juga menelan korban jiwa manusia. Belum lagi dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya. Murdjito, M.Sc.Eng berniat membagi persoalan ini pada acara Diskusi Terbuka bagi mahasiswa Teknik Kelautan ITS pada 30 April 2018.

Bentuk sharing ilmu dan pengalaman dari dosen yang perlu digalakkan di DTK-ITS

Kegiatan-kegiatan dosen yang seperti ini tentu sangat bermanfaat, selain bagi personal yang bersangkutan juga bagi institusi DTK. Hal ini sebagai wujud kontribusi dosen pada masyarakat yang dalam perguruan tinggi dikenal dengan peran Pengabdian kepada Masyarakat yang melekat pada diri tiap dosen. Pengalaman profesional dan praktis yang diperoleh pada gilirannya akan dapat dinikmati manfaatnya oleh para mahasiswa pada saat disampaikan di dalam proses pembelajaran di kelas/kampus. Sehingga diharapkan mahasiswa DTK akan senantiasa mendapatkan materi-materi perkuliahan yang up-to-date. Pengalaman praktis di lapangan akan menjadi nilai tambah yang memperkaya wawasan dan ilmu mahasiswa. (@erwepe)

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *