Sinergi, Tetapkan Aturan Ekivalensi Kurikulum 2018-2023 !

Sinergi, Tetapkan Aturan Ekivalensi Kurikulum 2018-2023 !

Mekanisme ekivalensi harus dirancang sedemikian rupa, sesuai aturan ITS, yang pada akhirnya dapat dengan mulus menyepadankan mata kuliah-mata kuliah di Kurikulum Lama (2014-2019) ke dalam Kurikulum Baru (2018-2023) tanpa banyak merugikan mahasiswa.

Jum’at & Sabtu, 30 – 31 Maret 2018 menjadi momen indah bagi para dosen Departemen Teknik Kelautan (DTK) dengan adanya acara Lokakarya Penyusunan Sistem Ekivalensi Kurikulum Baru 2018 – 2023. Bertempat di Hotel Surya Tretes, acara ini berlangsung begitu hangat dengan paparan dan diskusi yang saling bersambut dari Tim Ekivalensi DTK dengan para dosen DTK. Dari hasil diskusi ini, telah ditetapkan aturan ekivalensi yang memuat beberapa poin penting kesepakatan diantaranya adalah:Jum’at & Sabtu, 30 – 31 Maret 2018 menjadi momen indah bagi para dosen Departemen Teknik Kelautan (DTK) dengan adanya acara Lokakarya Penyusunan Sistem Ekivalensi Kurikulum Baru 2018 – 2023. Bertempat di Hotel Surya Tretes, acara ini berlangsung begitu hangat dengan paparan dan diskusi yang saling bersambut dari Tim Ekivalensi DTK dengan para dosen DTK. Dari hasil diskusi ini, telah ditetapkan aturan ekivalensi yang memuat beberapa poin penting kesepakatan diantaranya adalah:

  1. Penetapan batas maksimum sks bagi mahasiswa sebagai akibat adanya ekivalensi
  2. Kesepakatan mata kuliah yang dapat dibebaskan jika jumlah sks melebihi batas yang telah ditetapkan

“Proses ekivalensi ini secara prosedural pada prinsipnya harus tidak boleh merugikan mahasiswa!”, kata ketua Tim Ekivalensi, Dr. Wahyudi di sela-sela presentasinya. Sebagai proses rutin 5 tahunan, mekanisme ekivalensi ini harus dirancang sedemikian rupa sesuai aturan ITS, yang dapat dengan mulus menyepadankan mata kuliah-mata kuliah di kurikulum lama ke dalam kurikulum baru tanpa banyak merugikan mahasiswa. Sehingga selanjutnya diharapkan dapat menunjang proses belajar–mengajar yang lebih baik di lingkungan Departemen Teknik Kelautan ITS.

Selain tentang ekivalensi, lokakarya ini juga membahas berbagai hal yang dapat menunjang kemajuan Departemen Teknik Kelautan. Wacana peningkatan fasilitas LAB, kerjasama antar instansi dan juga optimalisasi peran serta alumni, adalah beberapa hal yang menjadi perbincangan hangat, seperti dipaparkan oleh kepala DTK, Dr.Eng. Rudi W.Prastianto. Tidak hanya itu, Prof. Eko Budi Djatmiko sebagai ketua Redaksi Journal IJOCE (jurnal internasional terbitan DTK), turut menyampaikan beberapa strategi pengembangan journal IJOCE. “Journal ini harapannya ke depan bisa berkembang dan terus eksis, sehingga dapat menjadi sarana publikasi khususnya oleh internal Departemen Teknik Kelautan”, ucap Profesor berinisial EBD ini.Kemajuan DTK tentu diharapkan oleh semua pihak, bukan hanya oleh civitas akademika DTK, tetapi oleh seluruh kalangan yang berharap masa depan adalah laut kita tercinta. Sukses DTK !!  (Agro-Shade-Erwepe_MAret 2018).

Presentasi sistem ekivalensi Kurikulum Baru 2018-2023 oleh ketua Tim Ekivalensi DTK, Dr. Ir. Wahyudi, M.Sc.
Kadep Teknik Kelautan, Dr.Eng. Rudi W.Prastianto, memaparkan beberapa isu untuk pengembangan Departemen Teknik Kelautan (kerjasama dengan PPSDM Migas Cepu, Peningkatan peran alumni, dll.).
Dosen-dosen DTK peserta Lokakarya Penyusunan Sistem Ekivalensi Kurikulum Baru 2018-2023 sedang menyimak presentasi selama rapat.
Foto bersama dosen-dosen Teknik Kelautan peserta rapat dalam Lokakarya Penyusunan Sistem Ekivalensi Kurikulum Baru 2018-2023.
Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *